Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

and "The Vow" has made them back together . .

Kisah yang diceritakan di film ini terinsiprasi dari sebuah "true events" . . yah, ceritanya sih memang hampir sama seperti beberapa film pendahulu nya, tapi film ini mampu menonjolkan sisi "romantic" yang beda dan sangat menyentuh..
diperankan oleh Channing Tatum (Leo Collins) dan one of my favorite actress Rachel McAdams (Paige Collins), film ini jadi semakin menarik. . . settingnya kebanyakan mengambil suasana musim salju, jadi more more romantic deh . . hehee alur konflik dalam film ini memang gak begitu klimaks, cumaa karena dipackage dengan pemain dan suasana yang bagus, jadinya kekurangan di bagian itu bisa tercover lah . 
Jadi, ceritanya tuh setelah beberapa tahun menikah dan hidup bersama, Leo dan Paige mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan Paige mengalami amnesia.. Paige sama sekali tidak mengingat Leo sebagai suaminya, ya bisa dibilang short term memory nya yang terhapus. Leo berusaha sangat keras untuk membantu Paige memulihkan ingatannya kembal…

The Called of "Abee" . .

abee .  .
agak konyol memang dengan nama panggilan ini . . yaa sang "empunya" nama saja terkadang merasa "keberatan" dengan panggilan ini . . merasa ada hawa "masa lalu", "pelarian", dsb . . namun yaa karena nama panggilan ini benar-benar dibuat dengan ketulusan hati, pada akhirnya si 'empunya' panggilan pun tidak mempermasalahkannya lagi . .
nama panggilan ini sebenarnya singkatan , dari kata "ayah" dan "bibee" , jadinyaabee . .  hehe entah, rasanya sangat nyaman saja kalo memanggil dia dengan panggilan ini . .
abee adalah salah satu hal yang sangat wajib aku syukuri di dunia ini . . kehadirannya memang sangat berarti, dan tepat di setiap kondisi yang aku alami . . kesibukan yang sehari-hari dijalankannya memang sangat menyita waktu yang kami miliki . . bahkan kami pun sangat jarang bertatap muka, yaa selayaknya pasangan lainnya . . kalo pasangan lainnya bisa bertemu setidaknya seminggu sekali, kami sebulan sekali . . namun sega…

Meyla Stefanny

kira-kira dua tahu lalu, aku baru mengenal "kakak" yang satu ini . .
berawal dari keikutsertaanku di sebuah lomba psikologi yang diadakan oleh Universitas X di wilayah bandung, ternyata membawa aku untuk mengenal kakak yang menurutku sangat "luar biasa" . .
kak meyla adalah kakak pendamping untuk kelompok universitasku yang disiapkan oleh pihak Universitas X . .
sebagaimana tugasnya sebagai kaka pendamping, kak Meyla memang memberikan kesan ramah pada kami . .
tapi lama kelamaan, by the day aku mengenal dan berkomunikasi dengannya, kesan itu semakin tumbuh menjadi rasa kagum yang amat sangat . .


perlombaan psikologi yang aku ikuti sudah lama berlalu, dan aku masih keep in touch dengan kak meyla melalui FB . .
komentar2 di status memang mengisyaratkan kalau kak Meyla memang dewasa . . hanya saja, aku masih skip dengan apa yang kak meyla miliki . .
sampai pada satu hari, saat aku telah menggunakan blackberry dan memiliki kontaknya, aku mulai menyapa dia melalui pesan bbm . …

Apa sih Motivasi Psikologis Para Teroris ?

Amrozi, Noordin M, Top, Imam Samudera. Dulmatin, Dr. Azhari, Ali Gufron, Ibrahim, Muhammad Syarif, dan entah deretan nama tersebut akan berhenti sampai di situ saja atau bahkan terus bertambah. Diawali dari tragedy WTC tahun 2000 silam, istilah teroris mulai menyeruak ke kalangan masyarakat. Kejadian yang disebut-sebut merupakan hasil dari tangan dingin Osama Bin Laden nyatanya memang menjadi tonggak awal ‘perkembangan’ terorisme di dunia. Tidak terkecuali di Indonesia. Kasus Bom Bali yang merenggut nyawa ratusan jiwa yang tidak berdosa sama halnya dengan tragedy WTC di Amerika Serikat. Terhitung sejak saat itu, POLRI seakan memiliki job baru. POLRI bahkan sampai harus membuat sebuah detasemen khusus anti terror yang dikenal dengan Densus 88. Kebanyakan dari para teroris yang telah disebutkan namanya di atas mati konyol karena tubuh mereka ikut hancur bersama kepingan logam yang terdapat dalam bom. Bahkan, tubuh mereka itulah yang pertama kali mersakan dahsyatnya ledakan, sebelum pada…

"pake uyah, nek ."

sekitar 1 tahun yang lalu, aku memiliki tetangga baru . .
sebuah keluarga yang sangat Islami, menurutku, menempati rumah kontrakan yang letaknya persis di depan rumahku . .
jika pintu rumah itu dibuka, otomatis ruangan depan rumah kontrakan tesebut dapat terlihat dari teras rumahku.
keluarga itu terdiri dari 5 orang, sepasang suami istri yang masih tergolong pasangan muda, seorang anak remaja laki-laki dan sepasang anak laki-laki dan perempuan yang masih berusia sekitar 4 dan 5 tahun,  . .

saat itu Alm.Papaku masih hidup . .
setiap sore, Papa dan Mama memiliki hobby duduk di teras rumah, mengobrol, sambil melihat kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya . .
ya, letak rumahku memang sangat strategis . . kira-kira selang 2 rumah saja, jalan raya sudah bisa dicapai. .
ketika papa dan mama sedang asyik mengobrol, tiba-tiba dua anak kecil menghampiri teras rumah . .
"nenek, kakek", sapa si anak perempuan pada papa dan mamaku.
aku yang pada saat itu sedang duduk di kursi ruang tamu semp…

Kaizen

Mungkin, kita sering mendengar mengenai aplikais falsafah Kaizen . . terutama yang digunakan oleh perusahaan besar , sebut saja Astra Group . . namun, tahukah Anda mengenai definisi kaizen itu sendiri ? dalam ulasan berikutnya, saya akan mencoba untuk menguraikan mengenai apa sih sebenarnya definisi dari kaizen . . tentunya yang saya dapat dari sumber buku yang telah saya baca . .

Kaizen merupakan salah satu pendekatan budaya yang berasal dari negara Jepang dengan tujuan untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam budaya kerja. kaizen adalah improvement yang dilakukan secara berkelanjutan oleh semua anggota dalam organisasi baik dari level manajer sampai karyawan biasa. Strategi kaizen merupakan hal yang sangat penting dalam konsep manajemen negara Jepang. Kaizen lebih mengutamakan pada process-oriented dibandingkan result-oriented. Jadi, segala hal yang berhubungan dengan pekerjaan harus disempurnakan terlebih dahulu sebelum memperoleh hasil yang baik. Selain itu, kaizen juga…

budaya organisasi (berbagai definisi)

Schein (dalam Munandar, 2001) menjelaskan bahwa budaya organisasi terdiri dari asumsi-asumsi dasar yang dipelajari, baik sebagai hasil memecahkan masalah yang timbul dalam proses penyesuaian dengan lingkungannya, maupun sebagai hasil memecahkan masalah yang timbul dari dalam organisasi. Schein (dalam Munandar, 2001) juga menjelaskan bahwa budaya organisasi terdiri dari 3 tingkat. Pertama adalah perilaku dan artifact, terdiri dari perilaku yang dapat diamati. Kedua adalah nilai-nilai, terdiri dari pola-pola perilaku yang tidak dapat terlihat. Ketiga adalah tingkatan paling dalam yang menjadi dasar dari nilai-nilai, disebut sebagai beliefs. Menurut Tosi, Rizzo, dan Carrol (dalam Munandar, 2001) budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan, dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian-bagian organisasi. Van Muijen, Den Hartog, dan Koopman (dalam Munandar, 2001) mendefinisikan budaya organisasi sebagai kumpulan dari nilai, norm…

Tingkah Laku Inovatif (definisi)

Tingkah laku inovatifpada awalnya berasal dari bahasa Latin, yaitu innovare yang berarti “membuat sesuatu yang baru” (Tidd, Bessant, & Pavitt, dalam Ahmad, 2009).  Thompson (dalam Ahmad, 2009) mendefinisikan tingkah laku inovatif sebagai penerimaan, pembentukan generasi, dan pelaksanaan ide-ide baru, proses, produk ataupun jasa. Menurut Wess dan Farr (dalam De Jong & Hartog, 2003) tingkah laku inovatif adalah semua perilaku individu yang diarahkan untuk menghasilkan, memperkenalkan, dan mengaplikasikan hal-hal ‘baru’ yang bermanfaat dalam berbagai level organisasi. Tingkah laku inovatif ini identik dengan inovasi inkremental, karena melibatkan semua pihak sehingga sistem pemberdayaan sangat diperlukan dalam prosesnya.           Tingkah laku inovatif dalam dunia organisasi merupakan sebuah proses perubahan yang menghasilkan sesuatu dalam bentuk produk, proses, atau prosedur yang bersifat baru dalam sebuah organisasi (Zaltm, Duncan, & Holbek, dalam Ahmad, 2009). Sementara D…

Andalucia, 30 Januari 2012

30 Januari 2012 menjadi suatu hari yang sangat bersejarah buatku . .di hari itu tepatnya pukul 14.00, 3 tahun 4 bulan perjalanan kuliahku dipertaruhkan . . bertempat di sebuah ruangan yang sangat nyaman, di bagian belakang Universitas Paramadina . . Andalucia namanya . . di ruangan itu, aku mempresentasikan hasil penelitian skripsi yang selama kurang lebih 4 bulan aku susun, selama 15 menit. . entah kenapa, atmosfer pada hari itu tidak membuat perasaan ku terlalu gugup . . ditambah lagi dengan kehadiran Abee , dan sahabat2 kuliahku membuat aku merasa sangat bersemangat . . sebenarnya aku ingin Mamaku hadir saat itu, hehe namun karena aku akan menjadi sangat"mellow" jika mama ada, yaa mama "bertugas" mendoakanku dari rumah saja . .
aku berangkat tepat pukul 09.00 saat itu . . dengan fasilitas taxi blue bird yang telah disiapkan Abee, langkah kakiku tegap untuk menghadapi sidang skripsi . dihantar dengan segenap doa dan dukungan dari Mama, hatiku mantap untuk berargumen denga…

persembahan untuk Papa

saat ini, seakan menjadi saat dimana aku mencapai titik balik dalam kehidupan . .
saat di mana sesuatu yang selama ini aku perjuangkan, pada akhirnya mencapai "titik puncaknya" . .
sekitar 3 tahun 4 bulan aku berkutat dengan dunia perkuliahan, dengan segala macam pahit dan manisnya, pengalaman, keringat, dan air mata . .
yaa, pada akhirnya aku berhasil melewati sidang skripsi yang memang selama ini menjadi "pelabuhan" dari perjuangan belajarku selama ini . .
dan alhamdulillah, hasilnya pun memuaskan . . aku bisa katakan, sebanding dengan usaha yang selama ini aku torehkan . .


namun di sisi lain, ada sesuatu yang terkadang membuat perasaanku meleleh . . membuat air mataku mengalir dan pada akhirnya membuat dadaku sesak.
ya, Papaku yang selama ini menjadi sumber motivasiku telah 50 hari berpulang ke pangkuan Allah sebelum aku menuntaskan pendidikanku . .
ada rasa puas dalam hati karena pada akhirnya aku berhasil menjalankan amanat Papa dengan sangat baik..
teringat pesan Pap…